Pulang Sekolah, Lima Siswa Disambar Petir

  • Jumat, 05 April 2019 - 14:19:25 WIB
  • admin
Pulang Sekolah, Lima Siswa Disambar Petir

SELONG-Lima siswa SMPN 1 Wanasaba disambar petir saat menaiki angkutan umum yang membawanya pulang di jalan Labuhan Lombok. Persisnya di depan SMPN 1 Wanasaba, Kecamatan Wanasaba, kemarin (4/4).

Kejadiaan nahas yang terjadi sekitar pukul 14.00 Wita itu menyebabkan satu anak meninggal dunia. Kemudian satu luka berat dan satu lainnya luka ringan. “Satu korban saat ini sedang dirawat di RSUD Selong. Sedangkan dua korban lainnya sudah dipulangkan,” kata Kapolsek Wanasaba Ipda Muh Zulmajdi saat dikonfirmasi mengenai kebenaran kejadian tersebut.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah kecamatan Pringgabaya dan Aikmel. Seperti biasa, saat itu angkutan umum mangkal di depan SMPN 1 Wanasaba. Karena hujan deras, sopir angkutan umum Suhaidi, 42 tahun, warga Tembeng Putek diterangkan sedang tertidur.

Kata Zulmajdi, salah seorang saksi mata menerangkan, saat itulah anak-anak berkerumun menaiki mobil Suhaidi. Ada yang masuk ke dalam, ada juga yang seperti biasa naik ke atas atap mobil. Belum sempat berjalan, tiba-tiba petir menyambar ke arah mobil. Di saat itulah, korban atas nama Imron Rosadi terlempar ke samping mobil. “Korban atas nama Imron dari Tembeng Putek ini yang kemudian meninggal dunia. Dia masih kelas VIII,” terang Zulmajdi.

Adapun korban lainnya, Roy Kusuma langsung tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD Selong. Saat ini Roy dalam kondisi kritis. Sementara Laela Fitriani mendapat perawatan cukup serius di Puskesmas Wanasaba. Sampai berita ini ditulis, kabarnya Laela sudah siuman.

Sementara Haerul Asril dan M Soni Gunawan mendapatkan rawat jalan dan sudah dipulangkan. Berdasarkan penyidikan yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Wanasaba, kejadian tersebut murni bencana. Selain itu, keluarga korban meninggal dunia juga sudah menulis laporan terkait penolakan dilakukan otopsi.  Begitu juga dengan empat keluarga korban lainnya. “Semua sudah menyatakan menerima kejadian tersebut murni sebagai musibah,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Wanasaba menerangkan pihaknya telah menelusuri semua saksi mata yang berada di TKP pada saat kejadian. “Hasilnya sudah kami pastikan dalam laporan,” terangnya.

Sumber: LombokPost.net

  • Jumat, 05 April 2019 - 14:19:25 WIB
  • admin

Berita Terkait Lainnya