Kelebihan Berat Badan Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Pankreas

  • Sabtu, 06 April 2019 - 08:05:55 WIB
  • Muh. Hifzul Fikri (Joung)
Kelebihan Berat Badan Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Pankreas

Kanker pankreas relatif tidak umum, terhitung hanya lebih dari tiga persen dari semua kasus kanker baru. Namun, pankreas adalah jenis kanker yang sangat mematikan dengan tingkat kelangsungan hidup lima tahun hanya 8,5 persen.

Berdasarkan studi, kelebihan berat badan sebelum usia 50 tahun secara signifikan dapat meningkatkan risiko kematian. "Tingkat kanker pankreas terus meningkat sejak awal 2000-an," kata Eric J Jacobs, direktur ilmiah senior Epidemiology Research di American Cancer Society di Amerika Serikat.

"Kami bingung dengan kenaikan itu karena merokok - faktor risiko utama kanker pankreas - menurun," katanya dalam sebuah pernyataan.

Sebagian besar penelitian sebelumnya menghubungkan antara berat dan kanker pankreas didasarkan pada berat bedan yang diukur pada usia dewasa yang lebih tua, yang mungkin kurang informatif karena bisa mencerminkan lemak tubuh yang diperoleh terlalu lambat dalam kehidupan untuk memengaruhi risiko kanker pankreas selama masa hidup.

Para peneliti berusaha mencari tahu, apakah kelebihan berat badan yang diukur sebelumnya di masa dewasa lebih kuat terkait dengan risiko kanker pankreas daripada kelebihan berat badan yang diukur pada usia yang lebih tua.

Tim memeriksa data dari 963.317 orang dewasa di AS yang tidak memiliki riwayat kanker. Semua peserta melaporkan berat dan tinggi badan mereka hanya sekali, pada awal studi, ketika beberapa masih semuda, 30 tahun dan yang lain berusia 70-an atau 80-an.

Para peneliti menggunakan informasi ini untuk menghitung indeks massa tubuh (BMI), ukuran berat relatif terhadap tinggi, sebagai indikator kelebihan berat badan.

Selama masa tindak lanjut, 8.354 peserta meninggal karena kanker pankreas. Seperti yang diharapkan, BMI yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian akibat kanker pankreas, tetapi peningkatan risiko ini adalah terbesar untuk BMI yang dinilai pada usia lebih dini.

Sementara, penelitian ini hanya memiliki informasi tentang kematian akibat kanker pankreas, penyakit ini hampir selalu berakibat fatal sehingga hasilnya diharapkan sama dengan diagnosis kanker pankreas baru.

Sumber: Sindonews.com

  • Sabtu, 06 April 2019 - 08:05:55 WIB
  • Muh. Hifzul Fikri (Joung)

Berita Terkait Lainnya