Pelaksanaaan Hari Raya Qurban Dengan Protokol Kesehatan

  • Jumat, 16 Juli 2021 - 22:07:00 WIB
  • M. Subhan Hadi
Pelaksanaaan Hari Raya Qurban Dengan Protokol Kesehatan

Selong - Dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Imbangan di Kabupaten Lombok Timur tanggal 14-20 Juli 2021, sesuai dengan Surat edaran Bupati Lombok Timur mengatur sejumlah ketentuan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Lombok Timur.

Salah satunya dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Adha dan Qurban. Dimana dalam masa PPKM, masyarakat dalam pelaksanaan peribadatan termasuk Hari Raya Idul Adha dan Qurban dapat dilaksanakan di tempat ibadah dengan penerapan protokol kesehatan Covid yang ketat.

Guna mensosialisasikan dan publikasi tentang hal tersebut, Polres Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi bersama perwakilan Kantor Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Lombok Timur, Bagian Kesra Setda kabupaten Lombok Timur di ruang Rapat Polres serta dilakukan secara virtual bersama jajaran Polsek dan Camat pada Jumat (16/07).

Rapat yang dipimpin Wakapolres Lombok Timur, Kompol Agung Asmara, menyepakati ketentuan jamaah Shalat idul Adha diantaranya jamaah merupakan warga setempat yang dalam kondisi sehat, tidak sedang isolasi mandiri, tidak sedang baru kembali perjalanan luar kota, bukan wanita hamil dan menyusui. Jamaah juga dilarang membawa anak kecil, memakai double masker, tidak melakukan kontak fisik (bersalaman), menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sedangkan untuk pelaksanaan Qurban juga diatur mekanismenya yakni pemotongan hewan qurban dilakukan di tempat yang luas dihadiri oleh petugas dan pihak yang berkurban dengan menjaga jarak dan setelah pengecekan suhu badan dan penggunaan sarung tangan, pembagian hewan juga dilakukan secara langsung kepada penerima dengan cara door to door oleh petugas.

Untuk penyebarluasan informasi secara masif dilakukan bersama-sama dengan polmas, Babinsa, Pemerintah Desa, Toga, Toma serta surat edaran yang akan dikeluarkan oleh Dewan Masjid Indonesia untuk disebarkan ke seluruh masjid di Lombok Timur. Monitoring juga akan dilakukan di semua masjid terutama di masjid yang terdapat banyak hewan qurban guna memastikan penerapan protokol kesehatan dalam pemotongan hewan qurban dapat berjalan baik.

Masyarakat juga diharapakan tidak melakukan takbir keliling. Melalui upaya yang dilakukan semua stakeholder terkait bersama peran aktif masyarakat diharapkan juga dapat menekan penyebaran covid-19 di Kabupaten Lombok Timur.

  • Jumat, 16 Juli 2021 - 22:07:00 WIB
  • M. Subhan Hadi

Berita Terkait Lainnya